Provinsi Kaltim

Kunjungan Kerja Menteri Kebudayaan ke Samarinda, Wagub Kaltim Harapkan Dukungan Pengembangan Budaya

KLIKSAMARINDA – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon tiba di Bandara APT Pranoto Samarinda pada pukul 08.10 WITA, Jumat 30 Mei 2025 dalam agenda kunjungan kerja selama dua hari, 30-31 Mei 2025.

Kedatangan menteri disambut hangat oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji dengan penyambutan khas budaya Dayak, lengkap dengan rompi tradisional dan selendang manik Benua Etam.

Kunjungan kerja selama dua hari ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan untuk memperkuat pelestarian budaya daerah di seluruh Indonesia. Agenda padat menanti Fadli Zon, mulai dari kuliah umum, kunjungan cagar budaya, hingga peresmian gedung pelestarian kebudayaan.

Acara perdana kunjungan ini adalah kuliah umum bertema “Menggali Kearifan Lokal: Perbandingan Hukum Adat dan Kearifan Lokal dalam Masyarakat Modern” di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Kegiatan yang diinisiasi Fakultas Hukum UMKT ini dihadiri ratusan mahasiswa dan akademisi di Kampus UMKT Jalan Juanda Samarinda.

Wagub Seno Aji dalam sambutannya menekankan pentingnya penelitian mendalam tentang jejak kebudayaan Kalimantan Timur yang sudah beradab sejak zaman dahulu. “Sejatinya harus ada peneliti di Kaltim untuk meneliti jejak kebudayaan kita yang sangat panjang. Kebudayaan kita sudah beradab sejak lama,” ungkap Seno Aji.

Selain kuliah umum, Menteri Fadli Zon dijadwalkan mengunjungi cagar budaya Masjid Shiratal Mustaqiem Samarinda Seberang dan melaksanakan salat Jumat berjamaah. Puncak kunjungan adalah peresmian Gedung Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kaltimtara di Jalan HM Rifaddin Samarinda Seberang.

Menteri juga akan berdialog dengan komunitas budaya lokal dan mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menghadiri acara Kultur Nusantara. Agenda padat ini menunjukkan komitmen serius pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan kebudayaan daerah.

Wagub Seno Aji menyampaikan harapan besar terhadap dukungan Kementerian Kebudayaan dalam pengembangan budaya Kalimantan Timur. “Kami harap ada masukan dari Pak Menteri untuk pengembangan budaya di Kaltim. Alhamdulillah kebudayaan di Kaltim terjaga dengan baik dan aktif,” jelasnya.

Seno Aji juga menegaskan bahwa masyarakat Kaltim dengan berbagai budayanya telah hidup berdampingan rukun sejak zaman kerajaan. Jejak budaya yang kuat terlihat dari wilayah selatan hingga utara Kaltim, dengan warisan Kerajaan Paser, Kutai Kartanegara, Gunung Tabur, dan Sambaliung.

Sebagai tindak lanjut, Wagub mengundang Menteri Kebudayaan untuk hadir kembali pada Dialog Serantau Borneo Kalimantan yang akan diselenggarakan pada 16 Juni 2025, melibatkan para pelaku kebudayaan di Kalimantan Timur. (Adv/Diskominfo Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *